Fakta Mar-Vell, Bangsa Kree yang Terlibat dalam Lahirnya Captain Marvel!

Posted on

Sebelum Captain Marvel alias Carol Danvers hadir, ada satu orang lagi yang membawa nama yang sama nih. Selain itu, dia juga berpengaruh dalam lahirnya Captain Marvel. Simak fakta Mar-Vell berikut ini!

Nantinya, masih belum diketahui apakah aktor Jude Law akan memerankan Mar-Vell atau justru memerankan musuhnya, Yon-Rogg, namun kemungkinan Yon-Rogg.

Meskipun entah nantinya karakter Mar-Vell akan menjadi karakter sentral atau tidak di filmnya pada tahun 2019, namun membahas fakta Mar-Vell sepertinya menarik. Jadi, siapa si Mar-Vell itu?

sumber: dokumentasi duniaku.net

Kisah Mar-Vell kita mulai dari tempat kelahirannya. Mar-Vell adalah salah satu bangsa Kree, meskipun bangsa Kree, namun warna kulitnya berbeda dengan Ronan dan Korath, karena keduanya adalah Blue Kree, sedangkan Mar-Vell adalah Pink Kree.

Pink Kree memiliki warna kulit yang berbeda, dan warna kulitnya sama seperti manusia kaukasia di Bumi.

Dia adalah kapten dari pasukan pejuang Kree, dan pastinya kuat dan berjiwa pemimpin.

sumber: dokumentasi duniaku.net

Mar-Vell dikirim untuk memata-matai Bumi langsung dan menyamar sebagai manusia Bumi. Mar-Vell dianggap mampu dan dipilih untuk melakukan observasi ke Bumi.

Dalam perjalanan ke Bumi, terjadi sebuah kecelakaan di mana secara tak sengaja, manusia bernama Walter Lawson mati di dalam insiden ini.

Akhirnya Mar-Vell, di Bumi dengan membawa identitas doktor Walter Lawson.

Di dalam masa-masa Buminya ini barulah ia bertemu dengan Carol Danvers, yang nantinya akan menjadi Captain Marvel berikutnya.

sumber: dokumentasi duniaku.net

Marvel adalah karakter pertama yang membawa nama “Captain Marvel”, bukan Carol Danvers maupun karakter lainnya (kalau di komik Marvel maksudnya).

Setelah menjalani hari-hari sebagai Walter Lawson, jadi antara Mar-Vell dan Carol Danvers mulai tumbuh rasa-rasa cinta gitu deh.

Suatu hari, Sentry, robot raksasa milik bangsa Kree dibawa ke tempat penilitian di mana Mar-Vell sebagai doktor Walter Lawson dan Carol Danvers serta ilmuan lain ada di sana. Tentu saja dibawanya bertujuan untuk penelitian.

Orang yang mengirim Sentry adalah Yon-Rogg, musuh Mar-Vell dari Kree. Harapannya Sentry mampu membunuh Mar-Vell di sini. Akhirnya demi melawan Sentry yang sudah bangkit lagi, Mar-Vell mengungkap identitasnya dan mengenakan pakaian Kree lengkap dengan helmnya yang berwarna hijau.

Akhirnya, di sini lahir “Captain Marvel” pertama, yaitu Mar-Vell. Karena dia mulai suka dengan Bumi dan penduduknya, akhirnya dia menjadi pahlawan baru di sini.


CONTINUE READING BELOW


poster trailer baru captain marvel

sumber: dokumentasi duniaku.net

Lalu fakta Mar-Vell mengatakan bahwa dia ikut ambil bagian dalam lahirnya Captain Marvel versi Carol Danvers, memang bagaimana?

Jadi Yon-Rogg bertarung melawan Mar-Vell, di sini Yon-Rogg menggunakan Carol Danvers sebagai sandera.

Singkat cerita, Yon-Rogg berhasil dikalahkan oleh Mar-Vell, namun di dekat mereka ada alat dari bangsa Kree yang meledak, dan ledakannya ini mengenai Carol Danvers yang saat itu masih manusia biasa.

Terpapar dengan ledakan dan Kree Psyche-Magnetron, akhirnya Carol Danvers menjadi manusia setengah Kree yang memiliki kekuatan mirip-mirip dengan Mar-Vell.

sumber: dokumentasi duniaku.net

Kalau membahas fakta Mar-Vell, tak mungkin tidak membahas kekuatan ya ia miliki. Mar-Vell itu memiliki kekuatan fisik dan kecepatan di atas manusia biasa, bahkan dia memiliki kecepatan dan kekuatan di atas rata-rata bangsa Kree lainnya.

Kalau serangan keren, dia punya Photon Energy Blasts, di mana dia bisa menembakan energy beam dan bisa membelah bintang.

Kekuatan keren lainnya ada telekinesis, penyembuhan diri, dan Cosmic Awareness, di mana dia bisa merasakan bahaya yang mirip seperti Spider Sense, namun jaraknya sampai luar angkasa!

sumber: dokumentasi duniaku.net

Sayangnya karakter Mar-Vell sudah mati saat ini. Dia bukan mati dalam pertarungan atau apa, melainkan karena penyakit.

Ketika melawan Nitro, Mar-Vell menang, namun dia terpapar radiasi dari Nitro dan dampaknya adalah penyakit seperti kanker, yaitu Blackend (dalam istilah Kree).

Segala cara ditempuh namun Blackend tak bisa disembuhkan, dan Mar-Vell sudah siap menerima kematiannya. Akhirnya dia menuju planet Titan (yang sama seperti yang kita tahu di mana Thanos lahir) untuk menghabiskan hari-hari terakhirnya.

Setelah dia mati, partner dan Avengers datang di sampingnya.


Itulah fakta Mar-Vell yang mempengaruhi Captain Marvel! Bagaimana menurutmu? Silahkan tulis pendapatmu di kolom komentar.