Kami Bertanya Kepada Penduduknya, Apakah Bogor Kota Gay?

Posted on

Duniaku.net- Terdapat berbagai macam asumsi dan meme yang menggambarkan bahwa Bogor kota gay. Entah dalam bentuk guyonan, atau justru obrolan-obrolan serius, asumsi ini akan diprediksi semakin meluas.

Tentu kita harus mempertanyakan kebenaran akan kabar tersebut, dan mencari asal muasal asumsi seperti ini.

Dari Radar Bogor, Staf Pemegang Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Nia Yuniawati Rahma mengungkapkan, Data Dinkes Kota Bogor mencatat hingga tahun ini ada ribuan pria penyuka sesama jenis yang berkeliaran.

“Ribuan gay itu sudah melakukan tes HIV/AIDS dan di antaranya me­nyum­bang pereda­ran virus mematikan ini,” bebernya kepada Radar Bogor, kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya pun tahun ini melaku­kan pemetaan bersama dengan KPA, dan LSM. Hasi­lnya, jumlah LSL bertambah 1.072 orang sedangkan waria 162 orang.

“Kami melihat dari yang tes di sini, 70 persen warga Kota Bogor, 30 persen luar daerah. Karena yang kami tes itu dilihat berdasarkan alamat KTP. Tapi, banyak juga yang tidak membawa KTP,” terangnya.

Jadi, tentu saja kami menanyakan kepada para netizen untuk memastikan, apakah Bogor betul kota gay? Begini jawaban yang kami dapatkan.

“Bogor kota hujan, hujan berhenti terbitlah pelangi.”

“bogor ga gay. masyarakatnya”

“gw kira yang kota gay malang”

“bogor depok = sodom gomorah”


CONTINUE READING BELOW


Tidak hanya para Netizen, kami juga mencoba menanyakan langsung kepada para penduduk asli Bogor yang kebetulan bisa dihubungi oleh penulis.

“Iya, deh,” jawab Hilmy, salah seorang penduduk kota Bogor dengan pasrah.

“Eee… nggak tahu, ya,” tawa Riri, penduduk Cianjur, yang secara teknis tinggal dalam Bogor meski berbeda makna dengan Kota Bogor.

“Nggak kok,” balas Hamas dari Bogor dengan ketus.

Apa pendapatmu tentang istilah Bogor kota gay? Bagikan opinimu melalui kolom komentar!


Sumber: Radar Bogor