[Lirik+Terjemahan] Keina Suda – Torigumori (Awan Migrasi)

Posted on

Keina Suda – Torigumori (Awan Migrasi)

[Lirik, Lyrics, Lirica, Liedtext, Letras, Paroles, 歌詞, บทร้อง, лирика]

ROMAJI:

Furari machi no uzu wo oyoide wa

Ochiru hi wo sakasa ni utsushita

Izure dare mo inaku natte

Marude uyuu ni kisu sama ni kumo ni mazatte

Yurari kaze wo abite odoru dake

Minami wo se ni yuugu wo ajiwatta

Izure kodoku wa sodatte iku

Marude fuyuu ni mi wo makasu kisetsu no you ni

Ue kara mieta shingou-tou

Doko e mo ikezu ni ikiteiku no

Sore ja sayonara wo wakare ne

Kore kara dou shiyou atashi wa kori mo sezu

Nagorioshii manma anata wo me de otte ita

Datte tte itta tte anata wa itsumo sou yo kuchi dake na no ne

Aoi kouten ga jama wo suru mata kyou wo koutei suru

Matte tte itta tte ichido mo furimuki mo shinai anata datta

Hidoku nurui kaze deshita sore ga aa daisuki deshita

Hirari mai sugiyuku ha no iro wo

Anata wa yokome ni tooku tobisatta

Izure koboshita omoi nante

Marude michi ni mayoi wameku kodomo no you da

Aa mou yada yada na

Kurakura to tadayotta tada yotta

Machigatta machidatta azukatta

Asa nanka ikkoku mohayaku

Te hanashitai na demo douse

Sono tabi ni omoidashite shimau no wa

Jibun katte na anata no sabishi sou na yokogao

Satte tte itta tte atashi mo itsumo sou yo kuchi dake na no ne

Nibui donten ga jama wo suru mata sora wa kaiten suru

Futte tte itta tte dare ni mo hakidase mo shinai kokoro datta

Hidoku nurui ame deshita sono tabi amaete imashita

Itsuka chuu ni mau hane ga gokusaishoku wo ajiwatte

Utau koto sore sura wo akiramete shimawanu you ni

Konya ato ni suru kono machi no tsuno wo saratte

Nigeyou yo nidoto modori wa shinai

Datte tte itta tte anata wa itsumo sou yo kuchi dake na no ne

Aoi kouten ga jama wo suru mata kyou wo koutei suru

Matte tte itta tte ichido mo furimuki mo shinai anata datta

Hidoku nurui kaze deshita sore ga aa

Katte tte ira datte futari wa itsumo sou yo kawarenai no ne

Meguru anten no yukusue wa shiranai shiranai shiritaku mo nai

Matte tte ittatte ichido mo furimuki mo shinai anata datta

Hidoku nurui kaze deshita sore ga aa daisuki deshita

KANJI:


須田景凪 – 鳥曇り

ふらり 街の渦を泳いでは

落ちる灯を逆さに映した

いずれ 誰も居なくなって

まるで烏有に帰す様に雲に混ざって

ゆらり 風を浴びて踊るだけ

南を背に憂惧を味わった

いずれ 孤独は育っていく

まるで浮遊に身を任す季節の様に

上から見えた 信号灯

何処へも行けずに生きていくの

それじゃ さよなら お別れね

これからどうしよう あたしは懲りもせず

名残惜しいまんま あなたを目で追っていた

だってって言ったって あなたはいつもそうよ 口だけなのね

青い好天が邪魔をする また今日を肯定する

待ってって言ったって 一度も振り向きもしないあなただった

酷くぬるい風でした それが 嗚呼 大好きでした

ひらり 舞い過ぎ行く葉の色を

あなたは横目に遠く飛び去った

いずれ 溢した想いなんて

まるで道に迷い喚く子供の様だ

ああ もう やだ やだな

くらくらと 漂った ただ酔った

間違った 街だった 預かった

朝なんか 一刻も早く

手離したいな でもどうせ

その度に思い出してしまうのは

自分勝手なあなたの寂しそうな横顔

去ってって行ったって あたしもいつもそうよ 口だけなのね

鈍い曇天が邪魔をする また空は回転する

降ってって行ったって 誰にも吐き出せもしない心だった

酷くぬるい雨でした その度 甘えていました


いつか 宙に舞う羽が 極彩色を味わって

歌うこと それすらを諦めてしまわぬ様に

今夜 後にする この街の角を攫って

逃げようよ 二度と戻りはしない

だってって言ったって あなたはいつもそうよ 口だけなのね

青い好天が邪魔をする また今日を肯定する

待ってって言ったって 一度も振り向きもしないあなただった

酷くぬるい風でした それが 嗚呼

勝手って苛立って ふたりはいつもそうよ 変われないのね

巡る暗転の行く末は 知らない 知らない 知りたくもない

待ってって言ったって 一度も振り向きもしないあなただった

酷くぬるい風でした それが 嗚呼 大好きでした

INDONESIA:

Berenang tanpa arah di dalam pusaran kota

Cahaya kota mulai terbayang ke atas dan bawah

Pada akhirnya tak ada siapa pun di sini

Bagaikan tak memiliki wujud dan menyatu dengan awan

Melayang dan menari di dalam hembusan angin

Kembali ke selatan dengan merasakan kesedihan

Pada akhirnya kesepian akan terus tumbuh

Bagaikan musim yang meninggalkan tubuh ini melayang

Melihat lampu lalu lintas dari atas

Apakah aku akan hidup tanpa pergi ke mana pun?

Kalau begitu “selamat tinggal, ini adalah perpisahan

Apa yang harus kulakukan? Tanpa belajar dari kesalahanku

Aku meninggalkan penyesalan dan mengikutimu dengan mataku

Meski kau berkata “karena”, itu hanyalah kata yang keluar dari mulutmu

Langit biru yang cerah hanya mengganggu, aku akan mempertegasnya lagi

Meski kau berkata “tunggu”, kau tak pernah menoleh ke arahku sekali pun

Bagaikan angin hangat yang kejam, ah, tapi aku menyukainya

Melayang menuju warna daun yang begitu jauh

Kau pun terbang melewati sampingku dengan jauh

Pada akhirnya pemikiran itu akan meluap

Bagaikan anak yang tersesat dan menangis di kota

Ah, aku membencinya, aku membencinya

Aku merasa pusing, melayang dan hanya mabuk

Aku salah, ternyata kota ini yang menjagaku

Seperti pagi yang berlalu dengan cepat

Aku tak ingin melepasnya, tapi tetap saja

Setiap kali aku mulai mengingat saat-saat itu

Selalu terbayang wajahmu yang terlihat kesepian dan egois

Meski berkata “pergi, tinggalkan aku”, itu hanyalah kata-kata dari mulutku

Cuaca berawan yang kusam hanya mengganggu dan membuat langit berputar lagi

Meski berkata “pergi, sudah mau hujan”, itulah hati yang tak dapat kuungkapkan

Bagaikan hujan hangat yang kejam, saat itu aku hanya bersikap lembut

Suatu saat sayap yang terbang ke langit akan merasakan warna cerah

Itulah hal yang ingin kunyanyikan, karena itu aku takkan menyerah

Malam ini aku tak melakukannya, mari kita mengitari sudut kota ini

Mari melarikan diri tanpa pernah kembali ke sini lagi

Meski kau berkata “karena”, itu hanyalah kata yang keluar dari mulutmu

Langit biru yang cerah hanya mengganggu, aku akan mempertegasnya lagi

Meski kau berkata “tunggu”, kau tak pernah menoleh ke arahku sekali pun

Bagaikan angin hangat yang kejam, ah

Meski pun kesal dengan keegoisan itu, tapi kita berdua tak pernah berubah

Akhir dari kegelapan yang berputar ini, aku tak tahu dan tak ingin tahu

Meski kau berkata “tunggu”, kau tak pernah menoleh ke arahku sekali pun

Bagaikan angin hangat yang kejam, ah, tapi aku menyukainya


Note:
[1] “Torigumori” dalam lagu ini juga dapat berarti langit berawan yang muncul ketika burung migrasi di daerah Jepang berdiam diri selama musim gugur dan musim dingin saat bermigrasi di daerah utara.