[Manga Spotlight] Second Summer Never See You Again

Posted on

Manga Second Summer Never See You again, atau yang berjudul asli ‘Nidome no Natsu, Nidoto Aenai Kimi‘ ini merupakan adaptasi dari light novel dengan judul yang sama. Light novel-nya dikarang oleh Akagi Hirotaka dan diilustrasikan oleh booota. Sedangkan adaptasi manganya ini digambar oleh Minamoto Motomi. Manga ini diserialisasikan di majalah Gessan milik Shougakukan. Diserialisasikan dari Desember 2016, hingga September 2017. Diterbitkan dalam 2 jilid, manga ini sudah diterbitkan di Indonesia oleh penerbit m&c! pada 8 Januari 2020, dan jilid keduanya pada 5 Februari 2020. Kamu bisa membeli manga ini di Gramedia.com atau toko buku lainnya.

Berikut sinopsis manga ini dari penerbit m&c!:

Rin adalah murid pindahan yang memiliki penyakit jantung dan tidak dapat disembuhkan. Satoshi kemudian mewujudkan keinginan Rin, yaitu tampil di festival kebudayaan sekolah. Namun saat Rin berada di ambang kematiannya, Satoshi melakukan suatu kesalahan besar.

Tiba-tiba saja, waktu membawa Satoshi ke masa lalu, saat ia pertama kali bertemu dengan Rin. Satoshi memutuskan untuk kembali mewujudkan keinginan gadis itu… sekaligus mencegah dirinya mengulangi kesalahan yang sama, yaitu

“mengungkapkan perasaannya pada Rin”.

Konsepnya Menarik, Penyelesaiannya Kurang

Saat membaca sinopsis dan 2 bab pertama, jujur saya menaruh banyak harapan di ceritanya. Bahkan tingkat keseruan ceritanya terus naik sepanjang jilid pertama. Banyak detil-detil menarik dalam dialog-nya yang membuat saya mengatakan ini. Tapi, penyelesaiannya ternyata tidak seperti yang diharapkan. Sulit menyebutkan konten ini tanpa harus menyebutkan spoiler atau diskusi mendalam tentang ceritanya. Tapi bisa dibilang garis besarnya seperti ini. Mereka tadinya membangun gedung (cerita) A di jilid pertama, tapi di jilid kedua pembangunan gedung A terlihat diabaikan begitu saja, eh malah bikin gedung baru, gedung B. Tapi pembangunan gedung A diselesaikan kok, di akhir.

Menarik kah pembangunan gedung B? Tidak, malah aneh dan terkesan dipaksakan. Dan ternyata, ada fakta menarik tentang adaptasi manga ini. Beberapa bagian cerita di manga ini merupakan original dari manga, terutama tentang perkembangan salah satu karakter. Nah, gedung B inilah yang original dari manga. Hal ini dibahas di halaman bonus jilid terakhir. Dibuat sebuah dialog kecil antara mangaka dan editornya yang sedang membicarakan adaptasi ini. Bahkan mangakanya sendiri sampai mengatakan ini jadi seperti doujinshi karena bagian original itu. Editornya juga oke-oke saja lagi, tapi dia mengatakan kalau dia yang akan minta maaf kalau ternyata tidak diterima dengan baik oleh pembaca. Jadi di sini editor manganya berhutang maaf pada saya, ya.


Gambarnya Musim Panas Sekali!

Merupakan manga pertama dari Minamoto Motomi, gambarnya ini sangat sedap dipandang. Terutama desain karakternya, waifuable dan husbandoable(?) sekali~ Untuk serialisasi resmi manga pertamanya menurut saya ini sudah di atas rata-rata. Bahkan saya menemukan manga ini gambarnya lebih bagus daripada manga sejenis kebanyakan.

Sejenis di sini maksudnya adalah adaptasi manga dari light novel dan novel. Karena hanya mengadaptasi dari kumpulan kata, saya rasa susah untuk mengadaptasi dengan baik kata-kata tersebut menjadi gambar. Tapi sepertinya manga ini tidak menemukan masalah itu, gambarnya sudah lebih dari menarik untuk dilihat.

Masih Kurang, Tapi Cukup Oke

Saya masih merasa kurang puas sebenarnya terhadap cerita manga ini. Namun, untungnya semua itu tidaklah terlalu berasa karena gambarnya menurut saya sudah baik. Saya cukup merekomendasikan manga ini jika kamu suka dengan cerita seperti Your Lie in April, Kimi no Suizo wo Tabetai, juga Erased karena ada unsur time slip-nya.

Yang menjadi masalah terbesar saya tentang manga ini hanya bagian original manganya. Saya kalau tidak dikasih tahu ini mungkin akan menggangap cerita aslinya memang begini, dan ternyata kurang menarik. Tapi ternyata memang manganya saja yang melakukan modifikasi yang aneh ini di dalam penyelesainnya atau klimaksnya. Saya sekarang malah ingin membaca cerita asli, yaitu light novel-nya. Bisa dikatakan, ada banyak misteri sebenarnya di cerita ini yang tidak terlalu disentuh di manganya.

Gambar: Penerbit m&c!