Pernah Dibenci Penonton?! Inilah 5 Fakta The Rock di WWE!

Posted on

Kalau misalnya kamu mendengar WWE atau WWF, siapa pegulat yang bayangkan? Penulis merasa beberapa nama yang terlintas adalah Stone Cold, John Cena, Rey Mysterio, dan The Rock.

The Rock terutama. Bahkan anak-anak yang tidak pernah nonton WWE pun rasanya kenal dia, berhubung dia adalah salah satu aktor laga paling laris di dunia saat ini.

Rock sendiri adalah pegulat paling karismatik di WWE. Meski kalau promo yang dia ucapkan sering kali tidak jelas, tetap saja penonton akan riuh mendukungnya.

Penasaran soal The Rock? Inilah lima fakta The Rock paling menarik selama kariernya di WWE!

Debut Sebagai Rocky Maivia

Dwayne Johnson debut di tahun 1996 dengan nama Rocky Maivia. Nama Rocky ini berasal dari ayahnya (Rocky Johnson) sementara Maivia itu dari keluarga kakek ibunya (Peter Maivia).

Kepribadian Johnson sebagai Rocky Maivia beda banget dengan The Rock. Mau sedang berperan baik mau berperan jahat, The Rock adalah sosok angkuh yang tak ragu mengejek musuh-musuhnya dengan sangat kasar.

Rocky Maivia adalah sosok ramah yang sering tersenyum.

Di era gulat 80an sih Rocky Maivia dengan senyum dan pakaian berwarna biru mudanya mungkin akan populer. Namun dia berasal dari Attitude era, di mana pegulat yang disukai justru yang lebih keras dan anti-hero, seperti Stone Cold Steve Austin.

The Rock mungkin berhasil mendulang prestasi di awal kariernya ini, termasuk juara gelar Intercontinental. Namun penonton kurang terkesan kepadanya. Kadang penonton merasa apati terhadapnya, kadang dia juga mendapat seruan vokal “Die Rocky Die!” dari penonton.

Jadi Populer Karena Peran Penjahat

Untuk fakta The Rock selanjutnya: Rocky Maivia terpaksa istirahat dari April hingga Agustus 1997 karena cedera lutut.

Begitu dia kembali, Dwayne Johnson tak lagi menggunakan nama Rocky Maivia. Kini dia menyebut dirinya sebagai The Rock dan bergabung dengan kelompok Nation of Domination.

Senyuman Rocky Maivia hilang sudah, digantikan kepribadian angkuh The Rock yang kita kenal sehari-hari.

Awalnya, kepribadian The Rock ini membuat Dwayne Johnson semakin dibenci oleh penonton. Namun promo-promo The Rock terasa menghibur dan kocak. Lambat laun, penonton yang semula membencinya pun justru jadi menyukainya.

Dari sana, The Rock pun menjadi andalan WWE. Popularitasnya setara dengan Stone Cold Steve Austin.


CONTINUE READING BELOW


Karier Full Time Hanya 1996-2004

Sebagai seorang superstar, karier Dwayne Johnson sebenarnya tergolong singkat.

Dia debut di tahun 1996. Lalu mulai dari tahun 2003 hingga 2004, dia semakin jarang tampil. Pada akhirnya setelah 2004 dia benar-benar hanya tampil di WWE sebagai bintang tamu.

The Rock baru mulai bergulat lagi di tahun 2011. Itu pun ia tetap terasa hanya sebagai pegulat paruh waktu, karena ia tidak tampil rutin di RAW maupun show mingguan WWE seperti RAW.

Sebagai perbandingan, John Cena pertama kali debut di tahun 2002 lalu dia baru mulai jarang tanding di tahun 2017.

Stone Cold Steve Austin sudah bergulat sejak tahun 1989 sebelum akhirnya tak bisa bergulat lagi di tahun 2003.

Meski karier efektifnya tergolong singkat, The Rock tetap sempat menjadi juara dunia 10 kali.

Dua dari sepuluh itu adalah gelar WCW, yang direbutnya dari Booker T dan Chris Jericho. Delapan sisanya adalah gelar juara dunia dari WWE.

Gelar juara WWE terbaru diraih The Rock tahun 2013, setelah ia mengalahkan CM Punk. Ia hanya sempat memegang gelar itu dari Januari hingga April 2013, di mana dia dikalahkan oleh John Cena.

Kalah Dua Kali dari Stone Cold di Wrestlemania

Mungkin ini adalah fakta The Rock yang paling menarik.

Rival paling sengit The Rock di WWE mungkin adalah Stone Cold Steve Austin.

Mereka berdua adalah bintang terbesar WWE di era paling sukses federasi gulat pro yang satu itu. Tak heran mereka pernah diberi kesempatan bertarung satu lawan satu tiga kali di Wrestlemania, acara terbesar WWE.

Dua dari tiga pertandingan Stone Cold versus The Rock ini terjadi di partai utama Wrestlemania. Pertama di Wrestlemania XV, kedua di Wrestlemania X-Seven.

Di Wrestlemania XV, Stone Cold adalah anti-hero terbesar di WWE, sementara saat itu The Rock adalah salah satu penjahat paling panas di WWE, didukung oleh Vince McMahon dan Corporation-nya.

Stone Cold berujung menang dalam duel itu.

Di Wrestlemania X-Seven, baik Stone Cold maupun The Rock sama-sama pahlawan terbesar WWE saat itu. Namun sepanjang duel, Stone Cold terlihat ingin sekali menjadi juara dunia.

Stone Cold akhirnya bisa menang setelah ia menggunakan trik kotor seperti menghantam The Rock dengan kursi besi dan dibantu oleh Vince McMahon. Setelah itu, Stone Cold pun sempat menjadi penjahat besar sementara The Rock menghilang sementara.

The Rock baru menang melawan Stone Cold di Wrestlemania XIX, justru saat The Rock kembali menjadi tokoh jahat yang sangat egois. Dalam pertarungan ini, Stone Cold menggunakan Rock Bottom (jurus The Rock) sementara The Rock menggunakan Stone Cold Stunner (jurus Stone Cold).

The Rock akhirnya menang setelah dia menggunakan Rock Bottom tiga kali.


Itulah lima fakta The Rock paling menarik.

Gimana pendapat kamu soal pegulat yang satu ini? Sampaikan di kolom komentar!