Review Onepiece Chapter 979 – Perebutan Posisi di Kubu Kaido

Posted on

Di chapter sebelumnya Aliansi pemberontak Luffy dkk sudah tiba di Onigashima. Semua kapal kecuali kapal Luffy dan Kid ditenggelamkan. Mereka bisa menyusup dengan aman sejauh ini. Para penjaga di depan sudah dilumpuhkan. Mereka juga bisa menyamar menjadi seperti pasukan Kaido berkat kekuatan Kinemon. Di tengah pesta Kaido, wujud anggota The Flying Six sudah diungkapkan dan mereka menunggu panggilan dari Kaido untuk menghadap. Bagaimana kelanjutannya? Yuk masuk ke pembahasan.

Di cover story chapter ini terlihat Pound, ayah dari Lola dan Chifon mengambang disebuah kapal pengawas milik Big Mom. Bajak Laut suku Tontaka melihatnya saat mereka berlayar.

Tontaka melihat Pound mengapung di kapal pengawas Big Mom
Skema Penyerangan Pasukan Pemberontak

Orochi tengah berpesta didalam pulau. Dia sama sekali tidak merasakan khawatir ataupun waspada. Dia merasa sudah memenangkan pertempuran karena berkat informasi Kanjuro dia sudah melakukan tindakan – tindakan pencegahan. Terlihat jelas ia belum mengetahui bahwa rencananya gagal total. Disisi lain pasukan pemberontak sudah mulai melakukan penyusupan. Kanjuro memimpin pasukan ke arah timur, Kanjuro memimpin pasukan ke arah selatan, Law membawa para samurai akazaya di kapal selam dan menuju tengah pulau dari belakang. Disisi lain Kanjuro belum sampai ke tempat Orochi. Sepertinya dia sedikit tersesat karena baru pertama kali ke Onigashima.

Skema Penyerangan
Kelompok Topi Jerami Bersiap Menyusup

Franky langsung menggunakan para senjata pelindung Sunny. Kurosai di dock nomor 4 dan Tank Brachio dock nomor 5. Mereka mulai bersiap untuk menyusup ke Onigashima. Saat persiapan itu Franky sadar Luffy tidak ada. Jinbei melihatnya pergi, dia bilang Luffy sudah lebih dulu pergi mengejar Kid dan regunya karena Luffy menganggap mereka bisa saja mengganggu rencana. Tentu saja dialah yang sebenarnya beresiko tinggi mengganggu rencana hahaha. Zoro juga pergi mengejar Luffy karena dia berpikir Luffy pasti akan membuat masalah, tapi nyatanya dialah yang akan membuat masalah karena tersesat. Duo terkuat sekaligus duo terbodoh ini sudah pergi lebih dulu. Mereka pun mulai berangkat. Usop, Chopper, Nami dan Carrot, ditambah Sanji yang ingin ikut bergabung berangkap menggunakan Tank. Franky mengendarai motornya bersama Brook dan Jinbei berjalan bersama Robin.

Jinbei dan Robin berjalan bersama
The Flying Six Menghadap Kaido

Disisi lain. The Flying Six sudah menghadap Kaido. Keliatannya mereka sudah cukup dekat dengan Kaido dan hanya mau menerima perintah langsung dari Kaido. Saat mereka bertemu, Kaido mengatakan bahwa sebenarnya bukan dia yang memanggil mereka. Orang yang memanggil mereka adalah King. Dia sampai meminjam nama Kaido karena ia tau kalau The Flying Six tidak akan mau menemuinya jika dia bilang ingin bertemu. Terutama Who’s Who dan Sasaki. Karena The Flying Six adalah kelompok para mantan kapten bajak laut dan mereka menginginkan posisi All Star posisi kedua di bajak laut Beast setelah Kaido. Saat ditanya, tujuan King memanggil The Flying Six adalah membantu masalah yang sedang Kaido hadapi. Kaido lalu memanggil salah satu anak buahnya untuk membacakan rentetan jadwal acara hari itu. Diakhir acara Kaido akan mengumumkan sebuah hal penting lebih penting dari menyatakan aliansi bajak laut terbesar di dunia. Apakah itu?? Mimin juga belum tau hihi.


Anakh Buah Kaido membacakan Agenda acara
Perebutan Posisi Antar Kru Bajak Laut Kaido

Kaido memberikan perintah untuk membawa kembali anaknya Yamato yang hilang hari itu, karena Yamato ada hubungannya dengan pengumuman penting yang akan dikatakan Kaido. Hadiah bagi yang berhasil melaksanakan tugas Kaido adalah mereka akan diberikan kesempatan untuk menantang All Star. Sepertinya jika salah satu dari All Star kalah posisi mereka akan digantikan. Who’s Who terlihat bersemangat dan sepertnya beberapa anggota The Flying Six juga berantusias. Disisi lain Luffy sudah membaur dipesta anak buah Kaido dan dengan polosnya bertanya dimana Kid. Sebelum mendapatkan jawaban matanya teralihkan ke sebuah daging dan tiba – tiba saja dia tersiram sup kacang merah yang dilempar anak buah Kaido. Luffy mengingat itu adalah makanan yang disukai oleh Tama. Dia sangat bersyukur saat dulu bisa memakannya dan para anak buah Kaido dengan mudahnya membuang makanan itu. Luffy menjadi tersulut emosinya dan sepertinya akan memulai keributan.

Kesempatan untuk menantang All Star

Yakkk sekian pembahasan mimin chapter ini. Ada beberapa hal yang membuat mimin penasaran. Pertama sedang menuju kemanakah Bajak Laut Suku Tontaka? Apakah mereka hanya sedang berpatroli disekitar Dressrosa atau mungkin saja mereka berangkat menuju Wano? Hihi kita belum tau tapi sepertinya anggota aliansi Luffy akan datang membantu nantinya. Kedua, saat Jinbei dan Robin berjalan terlihat sosok siluet hitam seseorang yang mengawasi mereka. siapakah itu? Apakah itu adalah anak buah Kaido? Atau mungkin juga dia adalah Yamato, anak bodoh Kaido? Ini akan membuat alur menjadi lebih menarik jika itu Yamato dan dia tidak jahat seperti ayahnya. Disini juga terungkap anak Kaido bukanlah salah satu dari anak Big Mom, itu yang kita ketahui saat ini.

Jadi bagaimana menurut kalian? Apakah ada kemungkinan ibu dari Yamato adalah Big Mom? Menurut kalian apakah pengumuman penting yang akan disampaikan Kaido? dan apakah Luffy akan langsung menyulut api peperangan? Kita tunggu saja kelanjutannya di chapter berikutnya.

Silahkan tulis pendapat dan komentar kalian tentang chapter ini di kolom Komentar
Jika kalian suka sama review mimin kasih bintang 5 ke review ini yaa