Ushibuka Haiya Matsuri: Festival Tarian dan Parade Para Nelayan di Kumamoto

Posted on

Musim semi menjadi salah satu masa yang populer bagi turis untuk melancong ke Jepang, baik untuk duduk tenang menikmati indahnya bunga Sakura atau mencoba variasi hidangan musiman menggiurkan yang hanya ada di Jepang. Jika kalian ingin merasakan festival dengan suasana yang sedikit berbeda datanglah pada bulan April ke Amakusa, prefektur Kumamoto. Kota yang terletak di pulau Kyushu ini menggelar festival tahunan bernama Ushibuka Haiya Matsuri yang sayang jika dilewatkan. Disini kalian akan dibuat kagum oleh kelincahan dan semangat para nelayan dan wanita di Ushibuka yang mengikuti irama dari nyanyian lagu Haiya Bushi yang sangat ceria.

Apa itu Haiya Bushi?

Haiya Bushi adalah sejenis lagu rakyat yang berasal dari kata “hae”, yaitu angin selatan yang dibutuhkan untuk mendorong perahu para nelayan ke arah utara saat meninggalkan Ushibuka. Kata “hae” itu berubah menjadi “haeya” dan setelahnya menjadi “haiya”. Sedangkan “Bushi sendiri berarti melodi. Haiya Bushi disertai dengan tarian menarik yang biasa disebut sebagai tari Haiya.

©Ushibuka Haiya Festival Organization Committee

Lagu ini dikatakan bermula dari salah satu daerah di pulau Kyushu yakni Ushibuka. Ushibuka merupakan sebuah kota yang pada tahun 2006 bergabung dengan kota Amakusa. Pada akhir periode Edo berkembang Haiya Bushi yang dinyanyikan para wanita di Ushibuka untuk mengekspresikan kecemasan mereka terhadap orang-orang yang akan berlayar.

©Ushibuka Haiya Festival Organization Committee

Haiya Bushi tersebar di berbagai wilayah Jepang mulai dari Kagoshima di selatan hingga Hokkaido yang berada di utara Jepang. Penyebarannya terjadi berkat kapal dari Kyushu yang berlayar di jalur perairan barat Jepang singgah di berbagai pelabuhan dan ikut membagikannya ke daerah-daerah persinggahannya. Terinspirasi dari Haiya Bushi, berbagai daerah memodifikasi dan membuat versi lagu masing-masing.


Ushibuka Haiya Matsuri

©Ushibuka Haiya Festival Organization Committee

Tahun 1948, festival ini awalnya bernama Minato Matsuri yang dilaksanakan sebagai perayaan pulihnya wilayah itu setelah sebelumnya terkena musibah kebakaran. Pada tahun 1972 festival ini resmi berganti nama menjadi Ushibuka Haiya Matsuri, dan mendapatkan maskot karakter Akane-chan dalam merayakan 20 tahun festival ini pada tahun 1991. Festival ini biasa diadakan tiga hari di pertengahan April. Bila sudah dekat bulan tersebut, kalian bisa mengecek jadwal festival disini.

ushibuka haiya matsuri
©Ushibuka Haiya Festival Organization Committee

Di Ushibuka, Haiya Bushi telah diturunkan turun temurun dari generasi ke generasi sebagai penampilan seni tradisional. Dalam Ushibuka Haiya Matsuri para penduduk akan menampilkan tarian dengan lagu Haiya Bushi. Festival yang diselenggarakan ini cukup besar dengan sekitar 3.000 orang yang turut serta dalam tarian dan parade yang berlangsung di jalanan kota.

ushibuka haiya matsuri
©Ushibuka Haiya Festival Organization Committee

Ada pula acara yang menarik seperti parade kapal penangkap ikan yang diadakan di hari akhir. Kapal dalam festival ini akan berhiaskan koinobori (bendera berbentuk ikan koi) maupun bendera nelayan berwarna-warni dan berparade sekali pun ombaknya agak bergelombang. Pemandangan kapal yang membuat jejak buih di birunya laut menjadi poin menarik dari parade ini.

Lokasi: Ushibuka, Amakusa-shi, Kumamoto
Website

 

Source & images: ushibuka-haiya

The post Ushibuka Haiya Matsuri: Festival Tarian dan Parade Para Nelayan di Kumamoto appeared first on Japanese Station.